|
Pada dasarnya setiap siswa mampu meraih prestasi yang spektakuler. Namun kenyataannya masih banyak siswa yang belum menunjukkan prestasi yang menggembirakan.Untuk mengatasi hal tersebut, Ganesha Operation melakukan terobosan baru melalui REVOLUSI BELAJAR. REVOLUSI BELAJAR berlandaskan teori-teori pendidikan mutakhir yang selaras dengan cara kerja otak sehingga para siswa dapat menyerap pelajaran dengan mudah dan menyenangkan. Hal ini tentu membuat siswa selalu percaya diri, penuh motivasi, dan meraih prestasi spektakuler.
Ada 2 komponen utama REVOLUSI BELAJAR, yaitu MODALITAS dan DOMINASI OTAK. MODALITAS adalah jalur masuknya informasi ke dalam otak kita. Jalur-jalur tersebut adalah Visual (penglihatan), Auditorial (Pendengaran), dan Kinestetik (Gerakan). Orang yang bergaya Visual lebih mudah belajar melalui apa yang dia lihat. Karena itu, mereka akan lebih senang belajar menggunakan media gambar dan diagram daripada uraian yang panjang lebar. Orang yang bergaya Auditorial lebih mudah menyerap pelajaran melalui apa yang mereka dengar. Orang ini lebih cocok belajar melalui forum diskusi. Ketika belajar sendiri di rumah, mereka akan membaca materi pelajaran dengan bersuara. Orang yang bergaya Kinestik justru lebih mudah menangkap pelajaran apabila sambil melakukan gerakan-gerakan ringan. Seorang siswa harus memahami jalur mana yang paling efektif untuk dirinya. Untuk itulah, di setiap awal program GANESHA OPERATION selalu mengadakan tes modalitas agar para siswa memahami karakter dirinya sendiri.
DOMINASI OTAK menyangkut cara kerja otak kita. Otak manusia terdiri dari 2 belahan, yaitu kiri dan kanan. Kita sering menyebut kedua belahan otak ini dengan otak kiri dan otak kanan. Kenyataannya ada manusia yang dominan menggunakan otak kiri dan ada yang dominan menggunakan otak kanan. Otak kiri bertanggung jawab terhadap kemampuan verbal dan matematis seperti: berbicara, menulis, dan berhitung. Proses berpikir otak kiri bersifat logis, sistematis, dan analitis. Otak kiri tergolong short term memory (memori jangka pendek). Otak kanan berurusan dengan irama, musik, imajinasi, emosi, warna, gambar, dan diagram. Cara berpikir otak kanan bersifat kreatif, tidak teratur, dan menyeluruh. Otak kanan tergolong long term memory (memori jangka panjang). |